Selasa, 06 Maret 2012

sepuluh tips sukses

Sepuluh hal penting untuk sukses 1.They Didn’t Use Excuse -Tidak Membuat Alasan Alasan Manusia sukses menjauhi alasan. Bagi mereka kesuksesan adalah sesuatu yang harus di perjuangkan. Seperti keinginan merdeka para leluhur kita. Mereka berjuang darah dan harta agar anak cucunya dapat merasakan kemerdekaan. Mereka berjuang dengan satu alasan yaitu semua manusia itu sama di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala. Bahwa penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan,karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Perjuangan hidup tiap manusia pasti terjadi. Hanya yang mati berhenti berjuang dan belajar. Selama nyawa masih di kandung badan maka kita sebagai manusia harus terus berjuang dan belajar untuk meraih segala cita cita. Cita-cita harus setinggi tingginya. Jangan berhenti bermimpi dan meraihnya. Tak ada yang tak mungkin. Hanya ikhtiar dan doa yang mampu membuat manusia terus bekerja dan berusaha menggapai segala cita citanya. 2. It Wasn’t Just About Them –Tidak Bekerja Sendirian Penting bekerja dengan team/ manusia yang lain. Siapakah yang suka mengamati kehidupan semut dan lebah? ?? Dua binatang ini sangat solid dalam hal bekerja sama. Tanpa kerjasama pekerjaan mudahpun membutuhkan waktu lebih lama. Dengan kerjasama membuat pekerjaan sulit jadi mudah, pekerjaan mudah jadi lebih cepat di selesaikan. Manusia pintar adalah manusia yang bisa bekerja sama dan membangun team yang solid. 3.Early Morning n Late Night –Pergi Pagi Pulang Malam (istilah kerennya) Artinya bekerja dengan giat Setiap manusia hidup pastilah ingin bergerak. Manusia itu makhluk dinamis bukan statis. Bumi dan alam semesta ini selalu bergerak. Karena fitrah manusia yang selalu bergerak inilah maka diperlukan jadwal agar gerakan kita teratur dan tidak saling bertabrakan. Coba aja kita fikirkan bila jadwal matahari bergeser dari biasanya, apa yang terjadi? Kiamat? Ah... belum tentu. ^_^ . Paling jemuran kita nggak kering :D Ups.... fokus. Fokus dengan tujuan. Manusia sukses adalah manusia yang berani memiliki tujuan hidup dan berjuang untuk mendapatkannya. 4.The Greatest Commodity –Manfaatkan Kemampuan Yang Ada Kemampuan.... apa sih kemampuan yang ada pada diri manusia? Kemampuan melihat, mendengar, meraba, berkreasi, berfikir, mengamati, dll. Bayi yang baru lahir itupun sudah di beri kemampuan untuk bertahan hidup. Kenapa manusia yang sudah matang dan dewasa tidak belajar dari bayi? Bayi yang baru belajar jalan itu biasanya suka jatuh sana, jatuh sini. Tapi sang bayi tidak berhenti, bahkan saat terjatuhpun dia tetap tertawa dan terus berusaha. Begitulah hidup, kemampuan manusia itu secara garis besar sama antara yang satu dengan yang lain, apa kira kira yg membedakan? Apa coba? Menurutku yang membedakan adalah kemauan dan tekatnya untuk menggapai tujuan. Jadi! Tetaplah belajar dan manfaatkan semua kemampuan yang ada di diri kita. Jangan menunggu kemampuan di cabut, sesal tiada gunanya. Ingat yang lima sebelum yang lima 1. Hidupmu sebelum matimu 2. Kekayaanmu sebelum miskinmu 3. Waktu luangmu sebelum datang waktu sibuk 4.sehatmu sebelum sakitmu 5. Muda sebelum tua. 5.principles -punya prinsip Hidup! Ya harus punya prinsip. Prinsipnya hidup sederhana, yaitu beribadah pada Allah subhanahu wa ta'ala. Caranya gimana beribadah pada Allah subhanahu wa ta'ala? 1. Pastinya sholat. 2. Pastinya puasa 3.pastinya zakat 4. InsyaAllah pergi haji 5. Bekerja halal toyiban 6. Belajar ilmu bermanfaat 7. Bersilaturahim Mudah kan? Jadi teruslah beribadah dan pada prinsipnya qada' dan qadarNYA pasti terjadi. Ingat hukum aksi-reaksi? Dimana ada aksi pasti akan terjadi reaksi. Ini hukum semesta alam. Dimana ada aksi/ usaha/ energi pastilah ada reaksi /gerak. Tetaplah pada prinsip semesta alam. Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Man jadda wa jada " yang bersungguh sungguh pasti bisa". Jangan pernah berhenti berusaha dengan sungguh sungguh. Karena Allah subhanahu wa ta'ala tidak merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu berusaha sungguh sungguh untuk merubah nasibnya. 6.Wavering Yet Unbreakable Faith –Pantang Menyerah Setiap makhluk itu pada prinsipnya pantang menyerah. Coba amati hamster di kandang besi. Si hamster akan terus berusaha menggigit kandangnya agar dia bisa keluar dari kurungan. Coba amati bangsa kita, yang berusaha keluar dari penjajahan. Coba amati reformasi kita, bila kita tidak segera mereformasi Indonesia, kemungkinan bakal banyak pulau yang hilang ( colek pulo sipadan, ligitan, Timor timur). Intinya manusia itu pasti ingin terus hidup dan pantang menyerah menggapai cita citanya. Tentunya dengan cara yang halal. 7.a reson-punya alasan Alasan, alasan penciptaan manusia? Alasan penciptaan alam semesta? Tumbuhan? Hewan? Gunung? Semua ciptaan Allah. Yakinlah! Tak ada yang di ciptakan sia sia. Semua ada fungsinya. Semua ciptaanNYA mengikuti fitrah/ ketetapanNYA. 8. They Preserved When Others Didn’t –Melakukan Apa Yang Tidak Dilakukan Orang Lain Kira-kira apa yang kita lakukan tapi orang lain tidak melakukannya? Kemauan belajar dan terus menggali kemampuan diri agar terus dapat melakukan yang terbaik. Apa bedanya interprenur dengan manusia biasa? Mereka pengusaha/ interprenur itu tidak menyerah saat ada halangan. Banyak manusia yang berhenti saat menemui halangan/ hambatan. Disinilah perbedaan kwalitas manusia. Ada yang berhenti! Ada yang lanjutkan untuk terus berusaha menjadi lebih baik dan lebih maju. 9.. Great People Relentlessly Studied Their Craft -Belajar Giat Manusia itu kalo mau sukses harus terus belajar. Ilmu itu luas. Jangan mengkotak kotakkan ilmu. Jangan berhenti mencari ilmu. Carilah guru guru yang berdedikasi di bidangnya. Kalopun nggak nemu gurunya, belajarlah dari Quran. Maha Guru dan Maha mengetahui telah memberikan ILMUNYA di dalam Quran. Quran adalah solusi. Gali terus ilmunya. Yakinlah benar itu benar!. 10.risk -resiko Resiko. Setiap usaha pasti beresiko. Bayi yang belajar jalan, pasti beresiko untuk jatuh. Bayi yang belajar makan, pastinya beresiko untuk kotor dan belepotan. Bayi ini nggak terus jadi bayi! Bayi ini yang mau belajar sedari kecil akan menjadi dewasa dan terus belajar. Resiko terbesar manusia adalah mati sebelum nyawa di ambil ALLAH subhanahu wa ta'ala. Kenapa? Manusia yang diberi penyakit stroke biasanya memiliki keinginan yang sama dengan yang sehat. Namun penyakit ini sepertinya menghilangkan nyawa dan semangat manusia. Contohlah kanker, bila vonis telah di ketuk maka sang penderita akan hilang nyawanya sebelum benar benar mati. Kenapa harus begitu? Cobalah menjadi manusia yang utuh. Selama nafas masih lega, tetaplah belajar. Manusia yang berhenti belajar adalah manusia yang menanggung resiko yang besar. Note: semangat dan terus belajar dengan sungguh sungguh. MAN JADDA WA JADA! Love you all because ALLAH subhanahu wa ta'ala. Moamera@goldenlife4ever

Tidak ada komentar:

Posting Komentar